SMA Islam Nusantara Meriahkan Hari Olahraga Nasional dengan Senam, Jalan Santai, dan Doorprize

Dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) 2025, SMA Islam Nusantara menggelar kegiatan olahraga bersama yang penuh keceriaan dan semangat kebersamaan. Acara yang dilaksanakan di halaman sekolah ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, staf, serta keluarga besar SMA Islam Nusantara.

Senam Bersama: Awali Hari dengan Semangat

Kegiatan dimulai sejak pagi dengan senam bersama. Iringan musik yang penuh energi membuat seluruh peserta bersemangat mengikuti setiap gerakan instruktur. Selain menyehatkan tubuh, kegiatan senam ini juga memberikan nuansa kebersamaan, di mana seluruh warga sekolah bergerak serentak dalam ritme yang sama. Banyak siswa yang terlihat antusias, bahkan beberapa guru turut memberikan semangat dengan gerakan kreatif yang membuat suasana semakin meriah.

Jalan Santai: Menikmati Kebersamaan

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan jalan santai yang menempuh rute mengelilingi lingkungan sekitar sekolah. Jalan santai ini bukan hanya sekadar olahraga ringan, tetapi juga menjadi momen untuk berinteraksi, bercengkerama, dan mempererat tali persaudaraan antarwarga sekolah. Beberapa siswa membawa atribut seperti bendera kecil dan ikat kepala berwarna-warni sehingga suasana tampak semakin semarak.

Doorprize: Hadiah yang Ditunggu-Tunggu

Puncak acara ditandai dengan undian doorprize. Berbagai hadiah menarik telah disiapkan oleh panitia, mulai dari perlengkapan sekolah, perlengkapan olahraga, hingga hadiah hiburan yang menambah antusias peserta. Ketika nomor undian dipanggil, wajah-wajah penuh harap terlihat dari seluruh peserta. Sorak sorai bergema setiap kali pemenang maju untuk menerima hadiah. Tidak hanya siswa, beberapa guru pun beruntung mendapatkan doorprize, sehingga suasana menjadi semakin ramai dan penuh tawa.

Makna dan Harapan

Kepala SMA Islam Nusantara dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan HAORNAS ini bukan hanya ajang untuk berolahraga, tetapi juga menjadi sarana menumbuhkan rasa kebersamaan, sportivitas, dan semangat hidup sehat di kalangan siswa.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap seluruh warga SMA Islam Nusantara semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan tubuh dengan berolahraga secara rutin. Dengan tubuh yang sehat, kita bisa belajar lebih baik, beraktivitas lebih maksimal, dan meraih prestasi yang membanggakan,” ujar beliau.

Selain itu, HAORNAS juga menjadi momentum untuk mengingatkan bahwa olahraga bukan hanya sekadar aktivitas fisik, tetapi juga memiliki nilai-nilai luhur seperti disiplin, kerja sama, dan pantang menyerah.

Penutup

Kegiatan HAORNAS 2025 di SMA Islam Nusantara berlangsung dengan lancar, meriah, dan penuh kebersamaan. Semoga semangat olahraga ini tidak berhenti hanya pada peringatan tahunan, tetapi juga menjadi kebiasaan baik yang terus dijalankan dalam kehidupan sehari-hari siswa maupun seluruh warga sekolah.

Selamat Hari Olahraga Nasional 2025!
Dengan olahraga kita sehat, dengan olahraga kita kuat, dengan olahraga kita berprestasi.

Pembukaan MPLS SMA Islam Nusantara Tahun Ajaran 2025/2026 Berlangsung Khidmat dan Penuh Semangat

SMA Islam Nusantara menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru tahun ajaran 2025/2026 yang dimulai pada hari Senin, 14 Juli 2025. Meskipun dalam edaran resmi kegiatan MPLS dijadwalkan berlangsung selama lima hari, yaitu dari tanggal 14 hingga 18 Juli 2025, namun pelaksanaan di SMA Islam Nusantara dilakukan selama tiga hari efektif, yakni dari tanggal 14 hingga 16 Juli 2025, dengan tetap memenuhi seluruh aspek wajib dalam panduan MPLS tahun ini.

Pembukaan kegiatan MPLS berlangsung dengan khidmat di halaman utama sekolah dan dibuka langsung oleh Kepala SMA Islam Nusantara, Bapak Fatkur, S.H., M.H. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya MPLS sebagai sarana adaptasi bagi peserta didik baru terhadap lingkungan belajar, tata tertib, nilai-nilai sekolah, dan budaya akademik yang berlaku di SMA Islam Nusantara.

“Selamat datang bagi seluruh siswa baru. MPLS ini adalah gerbang awal untuk mengenal lebih dekat keluarga besar SMA Islam Nusantara. MPLS bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, namun menjadi pijakan awal dalam perjalanan pendidikan kalian di jenjang SMA. Gunakan momen ini untuk mengenal sekolah lebih dalam dan menumbuhkan semangat belajar,” ujar beliau.

Kegiatan MPLS selama tiga hari ini telah dirancang sedemikian rupa agar tetap memenuhi ketentuan dari Dinas Pendidikan. Kegiatan hari pertama belajar lancar tanpa kendala dengan rincian sebagai berikut :

Pertemuan Pagi Ceria: Menyambut Hari dengan Positivitas

Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan Pertemuan Pagi Ceria, yang bertujuan untuk membangun suasana positif, mempererat hubungan antar peserta, serta membangkitkan semangat belajar. Kegiatan ini diisi dengan yel-yel, salam perkenalan, senam anak indonesia sehat, menyanyikan lagu indonesia raya,  serta pembacaan doa bersama untuk kelancaran MPLS SMA Islam Nusantara 2025.

Wawasan Wiyata Mandala: Mengenal Jati Diri Sekolah

Materi berikutnya adalah Wawasan Wiyata Mandala yang disampaikan oleh Drs. Hartono Hasan, yaitu pengenalan tentang visi-misi, tata tertib, dan budaya sekolah, serta peran penting setiap warga sekolah. Melalui materi ini, siswa baru diajak memahami bahwa sekolah bukan hanya tempat belajar akademik, tetapi juga tempat membentuk kepribadian dan karakter.

Pengenalan Lingkungan Sekolah dan Sekitarnya

 

Para peserta MPLS kemudian diajak untuk berkeliling lingkungan sekolah, mulai dari ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, ruang guru, masjid sekolah, lapangan olahraga, hingga ruangan ekstra keterampilan. Kegiatan ini dipandu oleh Lilis Arifatun Mazida, S.S Kegiatan ini penting untuk membantu siswa memahami letak fasilitas-fasilitas yang akan mereka gunakan selama proses pembelajaran.

Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Sebagai penutup kegiatan hari pertama, peserta mendapatkan materi tentang Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yang menanamkan nilai-nilai disiplin, kejujuran, tanggung jawab, peduli, cinta tanah air, sopan santun, dan gemar membaca. Materi ini disampaikan oleh M.Sayyidul Arwan, H.Hum dengan cara menarik dan aplikatif agar siswa dapat langsung mempraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.


Kegiatan hari pertama MPLS di SMA Islam Nusantara berjalan tertib, lancar, dan penuh semangat. Peserta didik baru terlihat antusias dan aktif dalam mengikuti setiap sesi. Diharapkan semangat positif ini terus terjaga hingga hari terakhir MPLS dan berlanjut dalam proses belajar mengajar selama tiga tahun ke depan.

#SMAIslamNusantara #MPLS2025 #SiswaBaru #PendidikanBermakna #SekolahIslamModern

Penerapan Energi pada Kincir Air

Kincir air adalah sebuah alat berbentuk lingkaran yang dibangun di sungai. Kincir air menghasilkan energi gerak yang sangat kuat. Energi gerak dari perputaran kincir air ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan antara lain, untuk pembangkit tenaga listrik.

Aliran air yang lebih cepat memiliki kekuatan yang lebih besar pula. Air terjun memiliki energi gerak yang sangat besar sehingga sering dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik.

Adapun, kincir air yang digunakan untuk pembangkit tenaga listrik adalah kincir raksasa yang disebut turbin. Alat ini memiliki berat mencapai ribuan ton dan dilengkapi dengan mesin yang disebut generator dan dirancang untuk menghasilkan energi sebanyak mungkin.

Bagaimana penerapan energi pada kincir air dapat menghasilkan energi?
Air yang jatuh dari air terjun menghasilkan energy potensial yang mendorong baling-baling dari turbin sehingga menyebabkan turbin berputar. Perputaran ini diakibatkan oleh perubahan energy potensial menjadi energy kinetic dan energy potensial. Energy tersebut mendorong kincir air untuk berputar. Perputaran tersebut dihubungkan ke generator dan menghasilkan energi mekanik. Sehingga turbin air kebanyakan bentuknya seperti kincir angin. Berikut perubahan energy yang terjadi pada kincir air

  1. pada titik C, air yang mengenai ujung turbin menghasilkan energy potensial karena memiliki ketinggian
  2. Pada titik B, kincir air bergerak karena adanya energy potensial dan energy kinetic. Energy potensial ini disebabkan karena adanya ketinggian pada titik B. selain itu ada juga energy kinetic hasil perubahan energy potensial pada titik C.
  3. Pada titik A terdapat energy kinetic hasil perubahan energy potensial dan energy kinetic pada titik B.

Perputaran energy yang terjadi selama proses diatas terjadi secara berkelanjutan sehingga menghasilkan energy gerak yang kemudian disebut sebagai torsi atau gaya putar. Gaya putar yang berlanjut akan menghasilkan energy gerak pada kincir air. Gerakan ini yang kemudian akan diubah menjadi energy listrik melalui generator. Untuk diketahui, hydroelectric atau tenaga air dari kincir air dapat menghasilkan listrik sebesar 715.000 mega watt atau sekitar 19 persen kebutuhan listrik dunia.

Energy ini dapat dicoba sebagai alternative yang dapat digunakan sebagai pasokan energy alternative di Indonesia mengingat Indonesia memiliki sumberdaya yang memadai.